Monday, June 27, 2016

Hal yang Jarang Kita Tahu Soal Everest



"Banyak yang bermimpi menakhlukan Himalaya, jika kalian salah satunya, ada baiknya baca ini dulu deh!"

(sumber : "https://pixabay.com/en/mount-everest-himalayas-nepal-413/")

Emang sih ts belum pernah ke Puncak Everest :v tapi karena ts suka spoiler akhirnya ts sering buka-buka informasi tentang nih gunung apalagi semenjak ts mainin game Farcry 4 yang bertemakan pegunungan Himalaya. 

Yah... karena rasa kepo ts itu akhirnya ts dikit-dikit tau lah serba-serbinya. Contohnya penduduk asli yang menjadi pemandu gunung di sana disebut dengan serpha. Pendaki gunung yang berhasil mencapai puncak Everest pertama kali adalah Edmund Hillary dengan penduduk lokal yanng menjadi sherpa bernama Tenzing Norgay pada 29 Mei 1953. Pegunungan himalaya menjadi perbatasan beberapa negara. Jalur termudah untuk mendaki nih gunung adalah melalui South Col di Nepal.


Oleh karena itu dalam postingan ts kali ini ts bakal ngasih beberapa info yang ts ketahui dan mungkin jarang dibahas tapi mungkin bisa bantu kalian untuk ngebuat pertimbangan yang lebih baik kalo misal kalian mau naik ke puncak nih gunung. Oh... ya btw ts ngasih rujukan info dari luar jadi kalo kalian nemu tulisan bergaris bawah tinggal klik aja kalian bakal nemu info lebih lengkap.

1. Everest Punya Nama Lain
para penduduk lokal yang jadi serpha (sumber : theplanetD)
Meskipun dunia ngenal gunung tertinggi (dari permukaan laut) ini sebagai Everest kenyataanya sebelum nama itu disematkan penduduk lokal selama berabad-abad udah punya nama buat nih gunung. Penduduk Tibet nyebutnya sebagai Chomolungma (ཇོ་མོ་གླང་མ bahasa Tibet dari "Bunda Semesta") dalam bahasa Tionghoa Zhūmùlǎngmǎ Fēng (珠穆朗玛峰) sementara di Nepal memiliki nama Sagarmatha (सगरमाथा bahasa sansekertanya "Kepala Langit"). Sekedar info aja buat kalian, jadi kalo mau ngedaki gunung Everest yang harus kalian cari bukan Taman Nasional Everest tapi Taman Nasional Sagarmatha (Wikipedia).

2. Naik ke Puncak Everest Ngantri Dulu Coy...

titik-titik itu bukan semut tapi orang lagi ngantri (sumber : Outside Online)

Bagi kalian yang yang pingin berlibur, merasakan suasana alam, ngehapus kejenuhan, menghindari kemacetan kota, mencari tantangan, udara segar, dan lain-lain lalu kalian milih puncak Everest sebagai tujuan kalian, ts harap kalian coret bagian menghindari kemacetan kota dari daftar kalian. Karena mungkin kalian bisa terhindar dari "macet kota" namun kalian akan nemuin kemacetan jenis lain yap... "macet gunung" :v Bisa aja ketika kalian mampir ke nih gunung pas lagi padet, macet, penuh, sesak apalagi kalo lagi musim pendakian wadeeehhh... :3 

Pada Mei 2012 dilaporin bahwa para pendaki harus menunggu selama 2 jam sebelum gilirannya tiba. Pengelola sudah memasang tali biar pendakian lebih mudah sehingga gak macet-macet banget namun para pendaki menyarankan untuk membuat tangga permanen karena kecuraman yang mengkhawatirkan. 

Inget nih gunung terkenal banget di dunia kalo gak percaya tanya deh semua temen kalian paling cuma dikit yang gak tau. Selain itu nih gunung jadi favorit banyak pendaki gunung so jangan kaget kalo misalnya mau kepuncaknya aja kita harus ngantri (sumber ada di foto)



3. Turun Gunung Kudu Bawa Sampah
foto sampah kececeran di Everest ts dapet dari daily mail
Ada dua hal yang jelas ditinggalin manusia ketika jalan-jalan pertama jejak kaki kedua sampah... Seperti yang ts terangin pada nomor dua kalo banyak orang yang mendaki gunung Everest jadi semakin banyak orang maka semakin banyak sampah :3 

Tiap kali musim mendaki tiba ada sekitar 50 Ton sampah yang kececeran disana. Mulai dari bungkus makanan, bungkus minuman, peralatan rusak, bahkan karya seni pencernaan manusia pun ada disana (tau lah maksud ts apa :3 ). Inilah yang ngebuat pemerintah Nepal yang ngelola jalur pendakian Everest mewajibkan tiap pendaki untuk membawa turun sampah minimal 8kg itu gak termasuk ama sampah pribadi kalo enggak bakal kena sanksi :3 (sumber ada di foto)

4. Siap-siap Ketemu Tuan Rumah yang Lain

himalayan jumping spider (sumber : arkive.org)
Tuan rumah lain yang ts maksud disini bukan manusia tapi makhluk lain... coba tebak... oke... buat kalian yang jawab Yeti yap... kalian salah :3 tuan rumah yang ts maksud adalah laba-laba himalaya sejenis jumping spider (Laba-Laba Pelompat) yang nama ilmiahnya Euophrys omnisuperstes family Salticidae. 
Sesuai dengan arti dari ilmiahnya ilmiahnya "berdiri di atas segalanya" laba-laba ini bisa kalian temuin di ketinggian 6700 meter dan dinobatkan sebagai makhluk bertempat tinggal tetap yang yang paling tinggi. Mereka tinggal dan bersembunyi dicelah-celah batu. Tentang efek racunnya terhadap manusia ts masih bimbang mau nulis apaan karena banyak situs yang ts temuin ngasih info yang beda-beda salah satunya SpidersWorlds bilang kalo nih racun laba-laba gak terlalu bahaya kecuali bagi mereka yang punya efek alergi namun situs Okezone bilang nih laba-laba salah satu yang mematikan di dunia jadi ts bimbang mau nulis apaan...!!! Karena ts gak mau ngasih info salah jadi ts kasih dua link tadi aja. Saran ts sih waspada aja ama nih laba-laba terlepas dari mematikan ato enggak.

5. Jangan kaget kalo ketemu mayat
iya dia lagi tidur... untuk selamanya semoga dikenang oleh negaranya (sumber: Atchuup)
Ts bukan nakut-nakutin tapi emang beneran ada sekitar 200 mayat pendaki yang masih belum terevakuasi di jalur-jalur pendakian. Salah satu mayat yang terkenal disana adalah mayat George Mallory yang hilang pada tahun 1924 dan baru ditemukan tahun 1999 alias 75 tahun setelah dia hilang. 

Alasan mayat-mayat itu disana adalah karena sulitnya evakuasi dan pencarian. Kadang yang masih hidup namun dalam keadaan sekarat aja ditinggal karena keadaan yang gak ngemungkinin buat evakuasi seperti kasus David Sharp (saran ts bener-bener siapin segala hal biar itu gak kejadian ama diri kalian). 

Mayat-mayat yang tertinggal disana disebut dengan "Black Skeleton" mereka sering digunakan sebagai penunjuk jalan oleh para pendaki dan merekalah monumen perjuangan manusia yang dihormati oleh para penakhluk Puncak Everest.
(link luar yang bisa jadi rujukan Mpora & daftar orang yang terdata wafat saat mendaki Everest Wikipedia)

Oke sekian postingan ts kali ini semoga bisa ngebantu. Btw kalo misalnya ada salah informasi yang ts kasih komen dibawah aja ya... :v











0 ini komentar ya ?:

Post a Comment